Bakalan Bonsai Pule / Kayu Pulai

Bakalan Bonsai Pule / Kayu Pulai
Suka Bonsai - Bakalan Bonsai Pule / Kayu Pulai
Mungkin banyak yang asing dengan nama kayu atau bonsai ini, ya memang namanya unik. Dibeberapa daerah sebutan jenis kayu ini lain-lain, ada yang menyebut dengan nama pule atau pulai. Nah bagi kalian yang suka koleksi bonsai xl atau bonsai jumbo kamu bisa menjadikan bonsai pule buat koleksi baru kamu. 


Untuk mendapatkan bakalan bonsai pule, kamu bisa hunting di beberapa lokasi seperti pinggiran sungai dan hutan tropis biasanya habitat jenis kayu pulai ini tumbuh subur disana. Menurut Wikipedia Pulai adalah nama pohon dengan nama botani Alstonia scholaris. pohon ini dari jenis tanaman keras yang hidup di pulau Jawa dan Sumatra. 

Bakalan Bonsai Pule / Kayu Pulai di Tanam di Taman Kota
Dikenal juga dengan nama lokal pule, kayu gabus, lame, lamo dan jelutung. kualitas kayunya tidak terlalu keras dan kurang disukai untuk bahan bangunan karena kayunya mudah melengkung jika lembap, tetapi banyak digunakan untuk membuat perkakas rumah tangga dari kayu dan ukiran serta patung. Pohon ini banyak digunakan untuk penghijauan karena daunnya hijau mengkilat, rimbun dan melebar ke samping sehingga memberikan kesejukan. Kulitnya digunakan untuk bahan baku obat. berkhasiat untuk mengobati penyakit radang tenggorokan dan lain-lain.

Pohon pulai dapat mencapai tiggi 40 m. Daunnya hijau mengkilap dengan bagian bawah daun berwarna lebih pucat. Daunnya menjari dengan jumlah tiga sampai sepuluh daun dan petiole sepanjang 3 cm. Bunganya mekar di bulan Oktober dan memiliki aroma yang harum. Biji dari pulai berbentuk oblong dan berambut. Kulit kayunya tidak memiliki bau namun memiliki rasa yang sangat pahit, dengan getah yang cukup banyak

Bakalan bonsai pule yang bagus yaitu berumur lebih dari 1 tahun biasanya, karena batang, akar dan ranting sudah bisa di modifikasi / bentuk sesuai dengan keinginan kita. Karena jika pohon pule masih terlalu muda batang, ranting akan mudah putus.